Okebiz Video Search



Title:Rektorat UNS Buka Suara Soal Mahasiswa Tewas saat Diklat Menwa: 21 Panitia Termasuk Senior Diperiksa
Duration:03:22
Viewed:1,919
Published:27-10-2021
Source:Youtube

TRIBUN-VIDEO.COM - Pimpinan Univesitas Seebelas Maret (UNS) Solo akhirnya angkat bicara terkait kematian GE, mahasiswa Sekolah Vokasi saat mengikuti diklat resimen mahasiswa (menwa) pada Selasa (26/10/2021).

Dalam keterangan resmi tersebut disebutkan sebanyak 21 panitia diklat sudah dimintai keterangan.

Dikutip dari TribunSolo.com pada Rabu (27/10/2021), jumpa pers oleh pihak rektorat UNS disampaikan oleh Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Ahmad Yunus dan Direktur Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Sutanto.

Sutanto memaparkan, UNS bekerja sama dengan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lingkungan kampus dan Jembatan Jurug.

Dalam penyidikan kasus ini, Sutanto menerangkan, pihak UNS menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian.

“Panitia sejumlah 21 mahasiswa, senior, dan pembina sudah dimintai keterangan. Kami dari UNS sepenuhnya menyerahkan penyidikan ini ke pihak berwenang,” jelasnya.

Pihaknya juga belum bisa memastikan penyebab tewasnya GE saat mengikuti Diklat Menwa UNS itu.

Terkait kesimpulan hasil autopsi dan penyelidikan kasus, pihaknya menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.

“Hasil dari autopsi masih menunggu dari kepolisian, UNS menyerahkan hasil kesimpulan kejadian tersebut secara resmi dari kepolisian," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Ahmad Yunus menjelaskan, pihaknya melakukan pengawalan sejak insiden maut ini terjadi.

Mulai dari pengantaran jenazah dari RSUD dr Moewardi ke rumah duka di Karangpandang, Kabupaten Karanganyar pada Minggu (24/10/2021) malam.

Selanjutnya, pada keesokan harinya menjemput lagi jenazah GE untuk dilakukan autopsi hingga pemakaman pada Senin (25/10/2021).

“Jenazah kami bawa dari Karangpandan ke Moewardi. Sesampainya di sana, dilakukan autopsi oleh dokter dari Moewardi dan dokter forensik dari Bhayangkara Polri,” imbuhnya.

Sebagaimana informasi sebelumnya, jenazah GE dibawa ke RSUD dr Moewardi Solo untuk dilakukan autopsi pada Senin (25/10/2021).

Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya kematian GE.

Terlebih setelah mengetahui adanya kejanggalan di balik kematian GE.

Saat mengetahui jasad GE, pihak keluarga menemukan beberapa luka lebam di tubuh korban.

Paman korban, Sutarno mengatakan, luka lebam tersebut di bagian mata kanan, mulut yang disertai bekas darah yang mengering dan di tengkuk.

"Ada luka lebam bagian mata kanan, di mulut ada darah (kering), dan ada luka lebam di tengkuk. (Celananya juga) bau banget, saya pakai masker saja masih (bisa mencium) bau," terangnya.

Sutarno berujar kini keluarga hanya pasrah dan menyerahkan kasus GE kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

"Kelihatannya sudah ditindaklanjuti oleh polisi, nanti diserahkan saja ke polisi," jelasnya, Senin (25/10/2021).

Melalui penyelidikan dari pihak kepolisian dan hasil autopsi dari rumah sakit, pihak keluarga dapat mengungkap teka-teki kematian GE.


(Tribun-Video.com/TribunSolo.com)


Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Total Ada 21 Panitia Termasuk Senior Menwa Diperiksa, Pejabat UNS : Sepenuhnya Penyidikan di Polisi, https://solo.tribunnews.com/2021/10/2....
Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi

SHARE TO YOUR FRIENDS


Download Server 1


DOWNLOAD MP4

Download Server 2


DOWNLOAD MP4

Alternative Download :



SPONSORED
Loading...
RELATED VIDEOS
Mahasiswa Tewas Saat Diklatsar Menwa, Korban Dikenal Sebagai Sosok Anak yang Baik | Kabar Petang Mahasiswa Tewas Saat Diklatsar Menwa, Korban Di...
10:54 | 65,908
Judge sentences Nathaniel Rowland to life in prison: raw video Judge sentences Nathaniel Rowland to life in pr...
17:33 | 850,449
Begini Sosok Mahasiswa UNS yang Meninggal saat Diklat Menwa, Dikenal Pendiam dan Aktif Berorganisasi Begini Sosok Mahasiswa UNS yang Meninggal saat ...
03:15 | 27,420
SPECIAL INVESTIGATION: What Really Happened in Wuhan SPECIAL INVESTIGATION: What Really Happened in ...
59:46 | 345,982
Agus Pambagyo: Yang Pernah Saya Ingatkan 7-5 Tahun Lalu Sekarang Kejadian | IBF tvOne Agus Pambagyo: Yang Pernah Saya Ingatkan 7-5 Ta...
09:49 | 80,031
The Paradox of Choice, Barry Schwartz The Paradox of Choice, Barry Schwartz
16:47 | 50,197
How America's Largest Cast Iron Pan Factory Makes Almost Two Million Pans per Month — Dan Does How America's Largest Cast Iron Pan Factory Mak...
13:26 | 545,555
What Went Wrong in the South Korean Ferry Disaster? | The New Yorker What Went Wrong in the South Korean Ferry Disas...
28:51 | 895,497

shopee ads

coinpayu